Selasa, 04 Maret 2025

Dalam Rengkuhan Ibu

 Dalam rengkuhan ibu

Oleh Asri Jaya Wiyanti



Dia, ibuku

Sosok wanita tangguh tak tergerus waktu

Senyumnya ayu, membelai jiwa yang layu

Binar matanya yang teduh menghanyutkan raga

Meski sukmanya telah membumi, namun cintanya selalu abadi

Ibu,

Bisik merdu dalam lelapku tak lagi ku dengar

Kala mentari menghangatkan dunia, tak lagi ku temui senyummu yang memesona

Bak terhantam batu karang samudra

Mengingatkan pada kasih jauh di sana

Ibu,

Betapa ku merindu tawamu

Air mata bercucuran, tatkala gurat kenangan mengalun syahdu

Doa ku terpatri dalam hening malam nan panjang

Ibu, ku rindu rengkuh hangat mu

Yang selalu bisa menenangkan dunia, yang tak pernah sempurna

Kepada ibu,

Meski raga mu telah melalang buana

Namun kasih mu kan selalu menyelimuti hati

Dalam setiap desiran nafas, ku rasakan belaian manja mu

Laksana bintang, terang benderang dalam kelam

Demak, 05 Maret 2025


Tidak ada komentar:

Posting Komentar