Hantu di sekolah Lama
Oleh: Eneng Ikrimah
Di sebuah kota kecil yang terpencil, terdapat sebuah sekolah tua yang telah ditinggalkan selama bertahun-tahun. Namanya adalah SD kayu. Banyak cerita mengerikan yang berkembang di sekitar sekolah tersebut, dan kebanyakan orang menghindariya karena reputasinya sebagai tempat yang angker dan berhantu. Tiga pelajar benama Maya,Rian, dan Dika sangat penasaran dengan cerita-cerita tentang sekolah tersebut.
Mereka memutuskan untuk memeriksanya sendiri pada malam minggu. Tanpa memberi tahu orang tua mereka, mereka berencana menyelinap masuk ke gedung sekolah pada tengah malam.Pada malam minggu, ketiganya bertemu di
depan sekolah yang tua dan menakutkan itu. Mereka membawa senter, kamera, dan
peta sekolah yang mereka temukan di internet. Meskipun ketakutan, mereka merasa
bersemangat untuk mengeksplorasi apa yang ada di dalam. Saat mereka memasuki
sekolah, suasana segera menjadi gelap dan menakutkan. Langkah mereka bergema di
lorong-lorong kosong yang dipenuhi oleh bayangan-bayangan yang menyeramkan.
Namun, mereka tidak menemukan apa pun yang mencurigakan hingga mereka mencapai
lantai atas.
Disana, mereka menemukan sebuah pintu yang
tertutup rapat. Maya yang paling penasaran, mencoba membukanya. Namun, pintu
itu terkunci kuat.Rian menyarankan untuk meninggalkan pintu itu saja, tetapi
Dika ingin mencari kunci di sekitar.
“ayo kita kesana” kata rian
“kemana?” kata maya
Saat Dika berjalan menjauh, Maya dan Rian
mendengar suara aneh dari balik pintu tersebut. Suara itu terdengar seperti
bisikan angin yang menyeramkan, membuat mereka mencoba memanggil Dika, tetapi
tidak ada jawaban. Ketika mereka berdua berbalik untuk mencari Dika, mereka
melihat sesosok bayangan gelap yang mengintai dari balik sudut lorong. Tanpa
berpikir panjang, mereka berlari menjauh, mencari tempat persembunyian.
Mereka berhasil bersembunyi di ruangan
kecil yang tersembunyi di salah satu sudut sekolah. Mereka berdua diam seribu
bahasa, menunggu dengan ketakutan. Tiba-tiba, mereka mendengar suara langkah
kaki yang mendekat. Takut dan terpojok, Maya dan Rian mengunci pintu ruangan
itu dan bersembunyi di bawah meja. Mereka merasa napas mereka tersangkut saat
pintu itu digoyang-goyangkan denga keras.
Namun, tiba-tiba suara itu berhenti. Maya
dan Rian menunggu beberapa saat, tetapi tidak ada yang terjadi. Akhirnya,
mereka memutuskan untuk keluar dari persembunyian mereka dan mencari tahu apa
yang telah terjadi pada Dika. Namun, ketika mereka membuka pintu, mereka kaget
dengan apa yang mereka temukan. Di depan mereka, terbaring Dika dalam keaadan
tidak bergerak, matanya terbelalak dan bibirnya berbusa. Di sekelilingnya,
bayangan-bayangan gelap menyelimuti.
“Ayo kita bawa saja dika ke rumah sakit”
Ujar maya
“Ayoo”
Tanpa berpikir panjang, Maya dan Rian
memutuskan untuk membawa Dika keluar dari sekolah tersebut.Mereka
menggendongnya dengan hati-hati dan berlari secepat mungkin keluar dari
bangunan itu. Setelah mereka keluar, mereka
segera memanggil bantuan. Dika dilarikan ke rumah sakit, dan setelah beberapa
hari, dia akhirnya sadar. Namun, dia tidak pernah bisa mengingat apa yang
terjadi padanya di dalam sekolah itu.
Sejak kejadian itu, mereka bertiga
bersumpah untuk tidak pernah lagi memasuki SD kayu. Mereka juga menyadari bahwa
cerita-cerita tentang rumah hantu itu tidak hanya sekedar legenda, melainkan
kenyataan yang menakutkan.
Amanat:
Kita harus mepercayai makhluk tak kasat
mata itu dan kita jangan menantang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar