Literasikataba.com, SALATIGA - Nurhidayah, salah satu calon mahasantri
Ma’had Al-Jami’ah ini adalah alumni dari MA Ikatan Pelajar Haji Indonesia
(IPHI) Pamarican. Ia terpilih untuk diwawancarai salah satu wartawan KATABA
secara acak.
Pendaftar yang mengambil program studi
Aqidah Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora ini kerap dipanggil
akrab dengan sapaan Nurul dan enuy. Ia berkenala dari daerah asalnya, Ciamis
Jawa Barat untuk mencari ilmu di IAIN Salatiga.
Dengan latar belakang Pendidikan agama yang
cukup kental sebelumnya, ia termotivasi untuk mendaftar Ma’had Al-Jami’ah karena
ingin memperdalam ilmu agama.
Selain kelebihan di bidang pengalaman latar
belakang keagamaan, ia juga memiliki segudang prestasi dalam bidang literasi
dan kepenulisan sastra yang diraih semasa SMA. Penghargaan sebagai penulis
sastra terpilih, penulis pavorit, penulis terbaik, dan kontributor buku tingkat
ASEAN pernah dicapainya. “Saya berharap prestasi yang diraih dapat dikembangkan
lagi di masa perkuliahan, bisa bermanfaat untuk orang lain, dan lebih produktif
dalam berkarya,” tuturnya.
Ia memilih untuk berkuliah di IAIN Salatiga
karena sudah memiliki kenalan dan chanel dari kakak tingkatnya di MA. Selain
IAIN Salatiga, ia juga berencana untuk daftar di UGM dan IAI Darussalam. Namun
karena sudah keterima di IAIN Salatiga, makai a mengurungkan diri untuk daftar
di perguruan tinggi lain.
Tes seleksi Penerimaan Santri Baru (PSB) ia
rasa memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, terutama di bidang Bahasa
Arab dan Inggris. Namun di sisi lain ia tetap optimis untuk lolos.
Ketika ditanya mengenai keberlangsungan
acara PSB, ia menilai bahwa acara sudah berjalan dengan baik, tepat waktu, dan
jadwal tidak ngaret. “Semoga dari tahun ke tahun, acaranya semakin membaik,”
pungkasnya.
Ia termotivasi dengan sambutan Bapak Mudir
Ma’had. “Kita harus menjadi pribadi yang lebih baik dan mendalami ilmu agama.” (Fadlan/red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar